Dosen STIQ Amuntai Kembangkan SIMTAHSIN sebagai Inovasi Digital untuk Mendukung Tata Kelola Program Tahsin SMP

Amuntai, 17 Juni 2026, Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas tata kelola program Tahsin di tingkat SMP, dosen Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai, M. Syihabuddin, M.Pd., melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui sosialisasi dan pelatihan implementasi *SIMTAHSIN (Sistem Informasi Manajemen Tahsin SMP)* kepada para pengajar Tahsin SMP Negeri se-Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Tahsin Tahfizh dan Amaliyah Keagamaan (TTA) yang bertempat di Aula Karya Sadaya BPKAD Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kegiatan ini berangkat dari kebutuhan nyata para pengajar Tahsin dalam mengelola berbagai administrasi pembelajaran dan program yang selama ini masih dilakukan secara manual. Pengumpulan jurnal pembelajaran, pelaporan kegiatan, penyimpanan arsip, penyampaian informasi, serta proses monitoring program sering kali dilakukan melalui berbagai media yang terpisah sehingga kurang efektif dalam mendukung pengelolaan data secara terpadu dan berkelanjutan.

Berdasarkan kondisi tersebut, M. Syihabuddin, M.Pd. mengembangkan *SIMTAHSIN (Sistem Informasi Manajemen Tahsin SMP)* sebagai sebuah inovasi digital yang dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan pengajar Tahsin SMP. Sistem ini dikembangkan sebagai sarana pengelolaan administrasi, dokumentasi, pelaporan, pengarsipan, dan monitoring program Tahsin yang terintegrasi dalam satu platform, sehingga dapat membantu pengajar maupun koordinator program dalam melaksanakan tugas secara lebih efektif, tertib, dan terukur. Link Website SIMTAHSIN. https://tahsintahfizhsmpn.com/

Pengembangan SIMTAHSIN tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga didasarkan pada upaya menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Melalui sistem ini, berbagai administrasi yang sebelumnya dikelola secara terpisah dapat dihimpun dalam satu layanan yang mudah diakses, sehingga memudahkan proses pengumpulan data, penelusuran dokumen, serta penyusunan laporan yang diperlukan dalam pelaksanaan program Tahsin SMP.

Sebagai bagian dari kegiatan pengabdian, M. Syihabuddin, M.Pd. memberikan pelatihan implementasi SIMTAHSIN kepada para peserta. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan sistem, pembuatan akun pengguna, pengelolaan jurnal pembelajaran, pengunggahan dokumen administrasi, pengisian laporan kegiatan, hingga pemanfaatan fitur monitoring dan pengarsipan digital. Kegiatan pelatihan dirancang secara aplikatif agar peserta dapat memahami sekaligus mempraktikkan penggunaan sistem sesuai kebutuhan di sekolah masing-masing.

Selain materi mengenai implementasi SIMTAHSIN, kegiatan ini juga menghadirkan sesi penguatan kompetensi yang disampaikan oleh *Assoc. Prof. Dr. H. Muh. Haris Zubaidillah, SQ., M.Pd.* dengan tema *Standarisasi Administrasi Pengajar Tahsin SMP: Jurnal Pembelajaran, Modul Ajar, dan Pelaporan Kegiatan.* Materi tersebut menekankan pentingnya administrasi pembelajaran yang sistematis, terdokumentasi dengan baik, serta mampu menjadi instrumen pendukung peningkatan mutu pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan sekolah.

Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan pendampingan peserta. Melalui pendekatan tersebut, para pengajar tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai pentingnya tata kelola administrasi yang baik, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana pendukung pengelolaan program Tahsin.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama kegiatan berlangsung. Para pengajar aktif mengikuti praktik penggunaan sistem, mengajukan pertanyaan, serta memberikan berbagai masukan konstruktif yang dapat menjadi bahan pengembangan SIMTAHSIN di masa mendatang. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan sistem administrasi yang terintegrasi merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung keberlangsungan dan peningkatan kualitas program Tahsin SMP.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, STIQ Amuntai berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan Al-Qur’an melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pengembangan inovasi berbasis teknologi. Kehadiran SIMTAHSIN diharapkan dapat menjadi sarana pendukung bagi para pengajar Tahsin dalam melaksanakan tugas administrasi secara lebih mudah, sistematis, dan akuntabel, sekaligus memperkuat tata kelola program Tahsin SMP di Kabupaten Hulu Sungai Utara secara berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi, lembaga pembinaan Al-Qur’an, dan satuan pendidikan dalam menghadirkan solusi yang relevan terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan inovasi yang telah dikembangkan dapat memberikan manfaat yang luas serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan SMP Negeri Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *